Rabu, 19 Oktober 2016

My Big Dream

Setiap orang pasti memiliki sosok yang mereka idola kan. Begitu pun dengan aku. Aku mengidola kan artis asal Korea Selatan. Sebuah grup yang debut pada tahun 2008 silam, yaitu Shinee. Aku begitu menyukai salah satu personil nya yaitu Choi Minho.
Berharap kelak untuk bertemu mereka, itu juga merupakan mimpi setiap orang untuk bertemu idola mereka. Ingin mengikuti dan menonton live konser Shinee merupakan impian terbesar ku saat ini sebagai fan. Aku terkadang merenung, seandainya aku terlahir di keluarga yang dengan mudahnya mendapatkan uang mungkin aku telah berkali-kali menonton konser Shinee secara live. Kembali ke dunia nyata, aku lebih berfikir dan menginginkan menonton konser Shinee secara live dengan uang hasil tabungan ku sendiri. Aku mulai bertekad dan berniat untuk menabung berharap uang tabungan ku kelak cukup untuk mengikuti dan menonton konser Shinee. Belum sebulan aku bertekad, kabar Shinee yang akan datang ke Indonesia muncul, mereka akan datang ke Indonesia bulan November dan sekarang adalah pertengahan bulan Oktober. Dimana aku harus mendapatkan uang untuk ikut konser mereka ? Uang tabungan ku saja belum cukup dan jauh dari kata cukup, kata hati ku yang selalu berkata ketika mengingat mereka akan datang ke Indonesia.
Aku lebih ingin berfikir positif, mungkin ini belum saatnya aku melihat mereka secara langsung. Suatu saat aku pasti akan melihat mereka secara langsung dan mengikuti konser mereka. Tak ingin menyerah untuk terus menabung berharap ketika mereka kembali lagi ke Indonesia uang tabungan ku telah cukup.

Niat itu dimulai dari hati. Di mana ada niat, disitu ada jalan :) Fighting ^^

Senin, 17 Oktober 2016

Bersyukur

Tidak terasa akhirnya aku sudah menduduki bangku perkuliahan. Tahun ini adalah tahun pertama ku di perguruan tinggi di salah satu perguruan swasta di Yogyakarta.
Belum setahun aku di sini, aku telah mendengar banyak cerita tentang keluarga dan diri teman baru ku. Salah satu cerita yang begitu membuat ku tertarik adalah ketika mereka bercerita tentang kedua orang tuanya. Ada yang bercerita betapa kedua orang tuanya begitu mencintai dan mengasihi mereka sejak mereka kecil hingga saat ini. Namun, tidak semua yang telah bercerita memiliki kisah indah dengan kedua orang tua mereka. Aku memiliki seorang teman yang telah kehilangan seorang ibu ketika dia masih berumur sangat mudah. Waktu itu ia kehilangan sosok ibu yang begitu menyayangi nya. Aku tidak tahu jelas apa yang mengakibatkan ibunya meninggal.
Ada juga yang bercerita tentang ayahnya. Ayahnya yang meninggal ketika dia duduk di kelas 1 SMP. Namun yang sangat disayangkan adalah ia tidak pernah melihat wajah ayahnya sendiri. Ia bercerita bahwa sejak ia berumur 9 bulan, ayahnya telah meninggalkan ia bersama ibunya. Sontak aku merasa kasihan dan ingin menangis mendengar ceritanya. Ada yang mengganjal ketika ia bercerita ingin mencari pekerjaan, ia ingin bekerja sambil kuliah. Ternyata dibalik itu ia memiliki alasan untuk membantu ibunya yang sendiri yang membiayai kehidupannya.
Mendengar begitu banyak cerita, aku berfikir dan merasa bahwa aku adalah orang yang sangat beruntung. Memiliki kedua orang tua yang begitu menyayangi ku dan memberikan kasih sayang yang begitu banyak sejak aku masih di kandungan hingga saat ini. Terkadang aku tidak pernah bersyukur memiliki orang tua yang menyayangi ku. Sejak aku mendengar banyak cerita aku mulai bersyukur kepada Tuhan telah memberikan ku orang tua yang begitu menyayangi ku.
Begitu banyak orang di luar sana yang membutuhkan dan menginginkan kasih sayang dari kedua orang tua mereka, maka dari itu aku harus lebih bersyukur.

Pesan moral dari cerita ini adalah mari kita untuk selalu bersyukur akan apa yang ada didalam hidup kita ini. Karena apa yang kita miliki belum tentu orang lain miliki. Apa yang kita sia-siakan banyak orang yang membutuhkannya. Selalu lah bersyukur dan jangan pernah mengeluh :))